oleh

Dipaksa Pindah ke Lokasi Tak Representative, Rusni Lihawa: Managemen PD Pasar Manado “Nda Ada Hati”

-Manado-176 views

MANADO– Managemen PD Pasar Manado mengambil kebijakan tak populis dalam rentang waktu beberapa hari terakhir ini.

Kebijakan tak populis itu dimulai dengan merumahkan sekira 60-an karyawan PD Pasar, baik itu karyawan kontrak maupun karyawan organic (tetap). Langkah PHK sepihak ini diambil Managemen PD Pasar Manado dengan alasan bahwa perusahaan daerah ‘plat merah’ ini mengalami defisit anggaran hingga mencapai angka 40 persen, imbas dari pandemic Covid-19.

Belum usai polemik PHK sepihak ini, kembali kebijakan yang lebih tak populis dikeluarkan Managemen PD Pasar Manado, Lapak jualan pedagang ikan ditertibkan (dipindahkan).

Sekelompok pedagang penjual ikan yang berjualan di sekitaran depan pintu masuk TPI spontan mengeluh dan mempertanyakan kebijakan yang diambil oleh PD Pasar Manado, dan meminta agar kebijakan tersebut ditinjau kembali atau ditunda.

Kalau boleh, jangan dulu dipindahkan sekarang, so nda lama le somo Hari Raya Lebaran, bagaimana torang mo mancari? Apalagi kita so banyak langganan. Kalau somo kase pindah sekarang, bagaimana kita mo mancari dang?,” pinta Rivai Amiri, pedagang ikan yang mengaku sudah puluhan tahun berjualan ikan di Pasar bersehati.

Hal senada pun dikatakan Rusni Lihawa, seorang pedagan ikan di Pasar Bersehati. Dirinya pun mengeluhkan kebijakan yang diambil Managemen PD Pasar Manado.

Bos-bos di PD Pasar memang nda ada hati. Torang nda menolak mo tertibkan (dipindahkan), mar jangan sekarang, lia sikon kwa, torang ini mancari for nanti Hari Raya (Lebaran). So empat hari ini nda ada pemasukan, bagimana mo ba lebaran, sedangkan mo bayar utang ikan saja, nintau mo ambe doi dimana, kurang ja lari basambunyi,” ketus Rusni Lihawa, pedagang ikan di Pasar Bersehati.

Dengan situasi seperti saat ini, para pedagang pun meminta agar Pemerintah Kota Manado ikut membantu dengan meminta Managemen PD Pasar Manado agar menunda kebijakan yang dirasa tak menguntungkan pedagang.

Kase waktu kwa sampe abis Hari Raya (Lebaran), nanti torang yang bapindah sandiri,” harap Onal, pedagang ikan Pasar Bersehati.

(redaksi)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terbaru